Beranda > internet > Sayonara PERTAMAX

Sayonara PERTAMAX


Pasti kamu pernah bro 😉 menjumpai di blog orang lain atau mungkin di blog kamu sendiri sebuah komentar yang hanya bertuliskan PERTAMAX, KEDUAX, KETIGAX. Ya, komentar ini diberikan oleh komentator untuk memperawani (menjadi yang pertama) menulis komentar di posting yang baru di publish. Mungkin komentar ini membuat sebagian blogger kurang menyukainya. Karna komentar ini akan selalu abadi berada di urutan paling atas dalam comment list di suatu posting tanpa isi komentar yang berbobot, kecuali jika kamu menghapusnya.

Jika kita menghapus komentar tersebut tapi sudah terlanjur tampil di comment list, mungkin rasanya juga kurang bijak. Bisa-bisa akan menyinggung perasaan orang yang memberikan komentar tersebut. Ingin membuat blog menjadikan setiap komentar di moderasi dulu sebelum ditampilkan, mungkin kamu akan repot selalu menyeleksi satu-persatu komentar yang masuk. Dan jika kamu tidak menyeleksinya setiap hari, dalam seminggu komentar yang menunggu di moderasi sudah menggunung. Itulah repotnya jika kamu memiliki blog yang ramai dikomentari, namun kamu tidak suka terhadap komentar PERTAMAX.

Ada satu cara mengatasi komentar PERTAMAX secara bijak tanpa kamu harus memoderasi komentar dan tanpa menyinggung perasaan orang yang memberikan komentar tersebut. Den caranya sebagai berikut:

1. Silahkan login dulu ke akun WordPress kamu.
2. Kemudian klik [Settings] > [Discussion].
3. Pada [Other comment settings], berikan tanda centang pada:
[ √ ]Break comments into pages with 20 comments per page and the last page displayed by default. Comments should be displayed with the older comments at the top of each page.
4. Kemudian ganti older dengan newer.
5. Dan klik tombol [Save Changes].

Maksud dari setting diatas adalah ketika ada komentar baru yang masuk, maka akan otomatis diletakkan pada posisi paling atas. Dan jika ada komentar baru lagi yang masuk, maka komentar lama akan pindah ke posisi dibawahnya komentar baru dan begitu seterusnya. Jika ada komentar PERTAMAX, KEDUAX, KETIGAX maka hidupnya tidak akan abadi lagi berada di posisi paling atas. Sayonara PERTAMAX. lebih jelasnya “kelik disini

  1. 21/10/2010 pukul 1:10 pm

    Ohh gitu,saya baru ngerti tentang pertamax itu…:-)

  2. 25/10/2010 pukul 11:09 am

    bwt dree ga penting tuh pertamax…

  3. 26/10/2010 pukul 1:05 pm

    Numpang tanya, emang pengaruhnya apa ya kalo komentar kita ada di urutan pertama atau di urutan 10 misalnya?

  4. 28/10/2010 pukul 12:41 pm

    kalo saya, kadang bingung mau komentar apa, jadilah PERTAMAX, KEDUAX….itu komentar yg saya pakai. tapi kalo bisa komentar sesuai dengan postingan, saya tidak akan bilang PERTAMAX, meskipun saya komentator pertama. :mrgreen:

  5. Fad
    03/11/2010 pukul 8:06 am

    punya saya memakai moderasi,, nanti lah tak setting agar g usah pke itu lagi… soalnya jarang buka blog segingga kadang agak lama saya untuk menyetujui suatu komentar… hehehe
    klo saya g masalah dengan komentar seprti pertamax itu… hehehe

  6. 14/11/2010 pukul 10:23 pm

    halo…maaf nih baru berkunjung di sini…salam kenal juga.

    soal pertamax gitu.. yah buat saya sih gak apa-apa, asal ada koment ikutan yang sesuai dengan postingan…
    oke aku link balik yah…trims

  7. 16/11/2010 pukul 11:03 am

    Assalaamu’alaikum mas Yudasta…

    Sahabat…. Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
    Di bulan Zulhijjah, Iedul Adha kembali menyapa hari
    Kemaafan dipohon untuk khilaf dan salah jika mengkhianati
    Sebuah pengorbanan tulus jadi iktibar membaiki diri

    Mohon Maaf Lahir dan Bathin

    Salam keindahan Iedul Adha 1431 H dari saya di Sarikei, Sarawak.

  8. 17/11/2010 pukul 10:27 pm

    Wa’alaikum salam
    Hai…. Teman sahabat neter para nara blog yang budiman yang telah berkomentar di posting ini…. He…he saya ucapkan terima kasih, setelah sekian lama saya tidak membuka blog ini , ehem … baiklah sahabat neter sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas semua koment yang disampaikan , setiap orang akan berpendapat ber beda-beda tentang koment PERTAMAX ini hanya update postingan saja kok… namun ada yang membuat saya harus merespon / menjawab koment yang di sampaikan oleh Bunda Siti Fatimah Ahmad mengapa… ? sebab saya tidak bisa tidak menjawab panggilan seorang ibu, yang nota bene Bunda Siti adalah seorang ibu hix… hix. salam hangat saya buat bunda Siti semoga bunda selalu dalam kebaikan.
    tak lupa selamat hari Raya Idul Adha mohon maaf lahir bathin

  9. 08/02/2011 pukul 1:58 pm

    Assalaamu’alaikum wr wb Mas Yudasta…

    hadir untuk memaklumi ada bingkisan khas AWARD dari Malaysia di sini,

    http://webctfatimah.wordpress.com/2011/02/08/ct41-yang-ketiga-darimu-untukku-untukmu/

    Silakan dengan hormatnya untuk menerima award tersebut. Semoga persahabatan ini akan sentiasa baik hendaknya.

    Salam mesra selalu dari Sarikei, Sarawak.

  10. 09/03/2011 pukul 12:13 pm

    klo ane.. terserah aja deh mo komen sejutax…. :D… Traffic is more need…
    selama yang bikin comment masih dalam tatanan kesopanan…. 😀

    kita saling membutuhkan (simbiosis mutualisme)

    salam sob

  1. 08/02/2011 pukul 1:53 pm
  2. 08/02/2011 pukul 9:29 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: